Tugas Agama – Aliran Sesat Agama Kristen


Ajaran sesat dalam Agama Kristen

Penggunaan istilah ajaran sesat dalam konteks kekristenan sudah jarang digunakan saat ini, dengan beberapa perkecualian: misalnya Rudolf Bultmann dan perdebatan tentang penahbisan imam wanita dan para imam gay. Pandangan populer menurunkan “bidah” kepada Abad Pertengahan, saat puncak kekuasaan gereja di Eropa, tapi kasus seorang sarjana dan humanis Giordano Bruno bukanlah eksekusi terakhir untuk bidah. Bidaah mengingatkan akan sebuah hukuman resmi dalam negara-negara Katolik Roma hingga akhir abad 18. Di Spanyol, kasus bidah telah didakwa dan dihukum sepanjang Kontra Pencerahan setelah Era Napoleon. Penyesatan di dalam gereja sebenarnya memiliki usia yang sama tuanya dengan usia gereja itu sendiri. Sejak zaman Paulus dan Yohanes, setelah Kristus naik ke surga, berbagai penyesat telah bermunculan. Gereja mula-mula yang muda itu telah diperhadapkan dengan berbagai pengaruh ajaran yang menyesatkan, dan itu akan terus berlangsung sampai akhir zaman nanti. Abad-abad berikutnya pun gereja menghadapi berbagai aliran seperti: MarsionismeMontanismeNovatianisDonatis, dan sebagainya. Demikian juga seterusnya. Jadi, gereja tidak perlu terkejut dengan munculnya berbagai ajaran dan aliran yang membingungkan dan menyesatkan, namun justru harus waspada, dan memperkokoh iman, penyelidikan kebenaran yang alkitabiah dan mempererat hubungan dengan Tuhan, Sang Kepala Gereja.

Lanjutkan membaca Tugas Agama – Aliran Sesat Agama Kristen

Share

Foto Prom Night SMA Kalam Kudus Pekanbaru (25 April 2015)

Kalau jelek jangan protes. Saya juga masih belajar ngambil foto  :hammer Foto foto ini diambil dengan Nikon D90. Total ada 94 foto. Ukuran total 166MB, rata rata 1,75MB.

CSC_0098 DSC_0005 DSC_0007 DSC_0008 DSC_0009 DSC_0010 DSC_0011 DSC_0012 DSC_0013 DSC_0014 DSC_0015 DSC_0016 DSC_0017 DSC_0018 DSC_0019 DSC_0020 DSC_0021 DSC_0022 DSC_0023 DSC_0025 DSC_0026 DSC_0027 DSC_0028 DSC_0030 DSC_0031 DSC_0032 DSC_0033 DSC_0034 DSC_0035 DSC_0036 DSC_0037 DSC_0038 DSC_0039 DSC_0040 DSC_0041 DSC_0042 DSC_0043 DSC_0044 DSC_0045 DSC_0047 DSC_0048 DSC_0049 DSC_0050 DSC_0051 DSC_0052 DSC_0056 DSC_0057 DSC_0059 DSC_0060 DSC_0062 DSC_0063 DSC_0064 DSC_0065 DSC_0066 DSC_0067 DSC_0068 DSC_0069 DSC_0070 DSC_0071 DSC_0072 DSC_0073 DSC_0074 DSC_0075 DSC_0076 DSC_0086 DSC_0087 DSC_0088 DSC_0089 DSC_0093 DSC_0094 DSC_0095 DSC_0096 DSC_0097 DSC_0099 DSC_0100 DSC_0101 DSC_0102 DSC_0103 DSC_0104 DSC_0109 DSC_0110 DSC_0111 DSC_0112 DSC_0113 DSC_0114 DSC_0115 DSC_0116 DSC_0117 DSC_0125 DSC_0126 DSC_0131 DSC_0004

Foto diupload dengan kondisi uncompressed. Jangan kaget pas kamu klik salah satu foto, kuota kamu habis! YOU HAVE BEEN WARNED! http://www.youtube.com/watch?v=RgKAFK5djSk

Share

PROSES MENGUATNYA PERAN NEGARA PADA MASA ORDE BARU

Sejak Orde Baru berkuasa, telah banyak perubahan yang dicapai oleh bangsaIndonesia melalui tahap – tahap pembangunan di segala bidang. Pemerintahan Orde Baru berusaha meningkatkan peran Negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tujuan perjuangan Orde Baru adalah menegakkan tata kehidupan negara yang didasarkan ataskemurnian pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945. Pada ketetapan MPRS No.IX / MPRS1966, Jenderal Soeharto selaku pengemban Supersemar ditugaskan oleh Sidang UmumIV MPRS untuk membentuk kabinet baru. Pembentukan cabinet ini dinamai KabinetAmpera,tugasnya untuk menciptakan stabilitas politik dan ekonomi sebagai persyaratanuntuk melaksanakan pembanguna nasional. Tugas itu yang kemudian dikenal dengan Dwi Darma Kabinet Ampera . Program yang ditugaskan oleh MPRS kepada KabinetAmpera adalah : 1.memperbaiki kehidupan rakyat terutama di bidang sandang dan pangan 2.melaksanakan pemilu dalam batas waktu seperti tercantum dalam KetetapanMPRS No. XI / MPRS / 1966 yakni 5 juli 1968 3.melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif untuk kepentingan nasionalsesuai dengan Ketetapan MPRS No. XI / MPRS / 1966. 4.melanjutkan perjuangan anti imperalisme dan kolonialisme dalam segala bentuk dan manifestasinya. Keempat program Kabinet Ampera ini disebut Catur Karya Kabinet Ampera Pada tanggal 21 Maret 1968, Jenderal Soeharto selaku Pejabat Presiden menyampaikanlaporan kepada Sidang Umum V MPRS mengenai pelaksanaan Dwi Darma dan Catur  Karya Kabinet Ampera. Menurut UUD 1945, MPR memegang kekuasaan tertinggi dalam Negara Republik Indonesia. Presiden dan DPR berada dibawah MPR. Pada masa pemerintahan Presiden Soekarno , kedudukan MPRS berada di bawah kekuasaan presiden. Hal itu disebabkan karena Ketua MPRS dirangkap oleh Wakil Perdana MenteriIII yang dengan jelas berada di bawah presiden dalam susunan keanggotaan pada badaneksekutif sehingga MPRS selalu membenarkan apa yang diinginkan oleh presiden.Bahkan pada setiap perayaan Ulang Tahun Proklamasi Kemrdekaan Indonesia , PresidenSoekarno berbicara langsung kepada masyarakat. Padahal berdasarkan UUD 1945 , yang bertugas membantu presiden hanyalah para menteri yang di angkat oleh presiden. Pada zaman Orde Baru tatana kehidupan kenegaraan dikembalikan kepadakemurnian pelaksanaan UUD 1945, hal itu terlihat pada peringatan ProklamasiKemerdekaan Indonesia , dimana Presiden Soeharto berbicara langsung di hadapan DPR.Pidato Kenegaraan Presiden Soeharto selalu diucapkan di depan sidang DPR

Dampak Menguatnya Peran Negara Selama Orde Baru

Orde baru berlangsung pada tahun 1968-1998

1.Dampak Menguatnya Peran Negara terhadap Kehidupan Masyarakat

a.Dampak positif
1).Harga Sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako) dan BBM yang murah
2).Pendidikan yang murah untuk semua jenjang pendidikan
3).Terbukanya kesempatan kerja
4).Rakyat pernah mengalami swasembada pangan
5).Berkembangnya pertanian rakyat
6).Rendahnya angka kemiskinan yang diikuti dengan meningkatnyakesejahteraan rakyat
7).Penurunan angka kematian bayi sebagai dampak keberhasilan keluarga berencana
8).Angka partisipasi pendidikan dasar yang semakin meningkat sebagai dampak keberhasilan bebas tiga buta (B3B)

b.Dampak Negatif 
Pemerintahan Orde Baru yang bersifat sentralistik telah memasung kebebasanrakyat

2.Dampak Menguatnya peran Negara terhadap Kehidupan Politik 
a.Dampak positif dari kebijakan politik pemerintah Orde Baru
1).Pemerintah mampu membangun fondasi yang kuat bagi kekuasaan lembagakepresidenan yang menyebabkan semakin kuatnya peran Negara dalammasyarakat
2).Situasi keamanan pada masa Orde Baru relative aman dan terjaga dengan baik karena pemerintah mampu mengatasi semua tindakan dan sikap yangdianggap bertentangan dengan Pancasila
3).Dilakukan peleburan partai agar pemerintah dapat mengontrol parpol

b.Dampak negative kebijakan politik pemerintah Orde Baru
1)Terbentuk pemerintahan yang bersifat ototriter, dominative, dan sentralistis
2)Otoriarisme merambah segenap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsadan bernegara termasuk kehidupan politik yang sangat merugikan rakyat
3)Pemerintah Orde Baru gagal memberikan pelajaran berdemokrasi yang baik dan benar kepada rakyat INdonesia
4)System perwakilan bersifat semu bahkan hanya dijadikan topeng untuk melanggengkan sebuah kekuasaan secara sepihak. Dalam setiap pemilihan presiden melalui MPR, Soeharto selalu terlpilih
5).Demokrasi yang terbentuk didasarkan pada korupsi, kolusi, dan Nepotisme (KKN) sehingga banyak wakil rakyat yang duduk di MPR/DPR yang tidak mengenal rakyat dan daerah yang diwakilinya

3.Dampak Menguatnya Peran Negara terhadap Kehidupan Media Massa Pers merupakan salah satu tiang penyangga demokrasi
a.Jargon Pers Pancasila yang bebas dan bertanggung jawab
Pemerintahan Orde Baru-lah yang memutuskan tanggal 9 Februari sebagaihari Pers Nasional. Hal itu didasarkan pada keputusan Presiden No. 5 Tahun 1985tanggal 23 Januari 1885
b.Pemberedelan Pers Selama Orde Baru
Pada masa awal merintahan Soeharto, sehubungan antara pers dan pemerintah cukup baik. Namun, hubungan baik antara pers dan pemerintah hanya berlangsung lebih kurang delapan tahun.Pemerintah Orde Baru mulai represif setelah meletus peristiwa kerusuhan15 Januari 1974 (Peristiwa MalariaMahasiswa merasa tidak puas atas kondisi perekonomian nasional yangterkesan dimonopoli dan didikte oleh pihak Jepang peristiwa tersebut mendapatsorotan tajam pers di Jakarta diberangus untuk beberapa waktu.Izin terbit baruakan dikeluarkan menanatangani surat pembayaran maaf kepada pemerintah.

Share

Hati-hati dengan status Facebook model begini, kamu harus cerdas!

657xauto-hati-hati-dengan-status-facebook-model-begini-kamu-harus-cerdas-150902b

Brilio.netBertanya kepada orang “Apakah kamu punya akun Facebook?” Seperti halnya mempertanyakan “Apakah air itu basah?”. Hal ini karena hampir semua orang memiliki akun di jejaring sosial terpopuler di dunia itu. Namun semakin banyak penggunanya, postingan jejaring sosial tersebut pun semakin beragam. Yang sangat disayangkan adalah merebaknya status-status yang berbau sara dan cenderung provokatif, tak jarang juga yang mengada-ada dan menghubung-hubungkan dengan hal-hal yang mistis. Berikut brilio.net kumpulkan beberapa contoh postingan cocoklogi di Facebook yang mungkin sering bikin kamu sebel, Rabu (2/9): Lanjutkan membaca Hati-hati dengan status Facebook model begini, kamu harus cerdas!

Share

Selamat Ulang Tahun Tifani!

frame Gambar ukuran penuh : Klik disini Cinta gak harus memiliki. Benar tidak? Fun Fact : ada 12 BBM sampai jam 12 siang. 9 diantaranya ngejekin. 6 dari 9 nyuruh nikung. Njing banget gak?

Share

7 Ide Kreasi Cantik dari Barang Bekas

Lanjutkan membaca 7 Ide Kreasi Cantik dari Barang Bekas

Share

5 Kasus Pembobolan BANK yang Cukup Menghebohkan Indonesia

Lanjutkan membaca 5 Kasus Pembobolan BANK yang Cukup Menghebohkan Indonesia

Share